Pages

Tampilkan postingan dengan label Imaji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Imaji. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Juli 2021

Goodbye 19-23 KM

Disclaimer, untuk saat ini judul postingan masih sebatas doa dan harapan, semoga sesegera mungkin judul postingan ini menjadi sebuah ungkapan yang nyata. Aamiin..


Jalur langit memang gak ketoro, tapi Insya Allah ketoto. Kabeh Ono Wayahe. 

Masio seringkali ndek njero ati berkata "Ya Allah, sampe kapan koyok ngene?".

Bismillah, sing tenang Gusti Allah mboten sare. Sabar, tetap terus bergerak dan berdoa, for ...



Kenikmatan tinggal di rumah sendiri sebagai keluarga kecil sebagai berikut :

  1. Privasi: Anda memiliki ruang pribadi tanpa gangguan dari anggota keluarga besar.
  2. Kebebasan: Bebas mengatur rumah dan rutinitas sesuai keinginan Anda.
  3. Kemandirian: Kesempatan untuk mengelola rumah tangga sendiri dan membuat keputusan bersama pasangan.
  4. Hubungan lebih intim: Waktu berkualitas bersama pasangan dan anak tanpa intervensi.
  5. Mengurangi konflik: Potensi perselisihan dengan mertua atau orangtua berkurang.
  6. Pembelajaran: Kesempatan untuk belajar dan tumbuh bersama sebagai unit keluarga.
  7. Fleksibilitas: Lebih mudah menyesuaikan jadwal dan kegiatan keluarga.
  8. Pengembangan diri: Ruang untuk mengembangkan identitas keluarga Anda sendiri.
  9. Kontrol keuangan: Mengelola keuangan tanpa campur tangan pihak lain.
  10. Membangun tradisi: Kesempatan menciptakan tradisi dan kebiasaan keluarga sendiri.

Baik, saya akan menjelaskan lebih lanjut tentang aspek kemandirian dalam mengelola rumah tangga sendiri. Mari kita bahas beberapa poin tambahan:

  1. Manajemen waktu:
    • Anda memiliki kebebasan penuh untuk mengatur jadwal keluarga.
    • Belajar menyeimbangkan waktu antara pekerjaan, keluarga, dan keperluan pribadi.
  2. Eksperimentasi gaya hidup:
    • Bebas mencoba berbagai gaya hidup tanpa tekanan dari keluarga besar.
    • Misalnya, menerapkan pola makan tertentu atau metode parenting yang Anda pilih.
  3. Pengelolaan konflik:
    • Belajar menyelesaikan perselisihan dengan pasangan tanpa campur tangan pihak ketiga.
    • Mengembangkan keterampilan komunikasi dan negosiasi dalam hubungan.
  4. Kreativitas dalam pengelolaan rumah:
    • Bebas bereksperimen dengan dekorasi, tata letak, atau fungsi ruangan di rumah.
    • Mengembangkan solusi kreatif untuk tantangan rumah tangga.
  5. Pendidikan finansial:
    • Kesempatan untuk belajar dan menerapkan prinsip-prinsip keuangan secara langsung.
    • Merencanakan anggaran, investasi, dan tabungan masa depan.
  6. Pengembangan hobi bersama:
    • Waktu dan ruang untuk mengeksplorasi minat bersama pasangan.
    • Membangun kegiatan yang memperkuat ikatan keluarga.
  7. Fleksibilitas dalam pengambilan keputusan:
    • Kemampuan untuk mengubah keputusan atau rencana dengan cepat tanpa perlu konsultasi ekstensif.
  8. Pembelajaran tentang pemeliharaan rumah:
    • Kesempatan untuk belajar tentang perawatan dan perbaikan rumah secara mandiri.

                                                                                                                          Malang, 09 Juli 2024

Sabtu, 17 Maret 2018

Untuk Kemudian Hari


"Masa depan adalah milik mereka yang mempercayai keindahan mimpi-mimpinya"
"Succes just for fighter"
-Eleanor Roosevelt-

         Seperti pagi pagi sebelumnya, setelah sholat subuh dan membersihkan diri, dia bersantai di salah satu titik nyaman di rumahnya, untuk membaca berita dari koran ataupun dari gadget kesayangan, sembari sesekali menikmati makanan ringan dan minuman hangat buatan istri tercinta. Tak luas sekali memang rumahnya, tapi ada beberapa titik yang dia sukai untuk sekedar bersantai, menyalurkan hobi, mencari inspirasi, atau sekedar melepas penat.


           Tidak hanya membaca, ada beberapa kesibukan kecil yang seringkali dikerjakan untuk menghiasi pagi-paginya, seperti merawat tanaman atau hewan peliharaan, menulis, olahraga ringan, bersepeda, jalan-jalan di lingkungan sekitar, bermain game sejenak untuk mengasah dan merefresh otak, bermain musik, bercengkrama dengan anak, mengganggu istri masak di dapur dan lain sebagainya.
      
       Setelah itu, sarapan pagi bersama keluarga adalah ritual wajib yang tak boleh terlewatkan, karena disitulah letak kehangatan pagi sebenarnya. Tak jarang juga dia mengantar anaknya pergi ke sekolah, kecuali jika sedang ada keperluan. Begitulah si Bos setiap paginya.

Jumat, 21 September 2012

Surat Kepada Malam




Kepada yang terhormat, Malam..

Maaf..
Beberapa bulan terakhir aku tak sanggup menemanimu hingga pagi menjelang..

Sekarang..
Tak lagi banyak waktu buatku untuk berpeluk dengan sepi..

Malam..
Aku rindu dinginya kamu, dengan hanya ditemani suara dentuman jam dinding dan semilir angin yang masuk melalui cela-cela jendela..

Rabu, 04 Juli 2012

Tanda Luka di Bibir



“Kriiing… kriiing..” Bel sekolah berbunyi nyaring, tepat pukul 11.30 WIB, menandakan jam pelajaran hari itu telah usai. Setelah berdoa, para siswa Madrasah Ibtidayah Islamiyah (setara dengan Sekolah Dasar) segera bergegas untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Begitu juga dengan Bayu. Siswa kelas 3 yang dikenal cerdas dan aktif, yang letak rumahnya kurang lebih cuma 50 meter dari tempat dia menuntut ilmu.

“Assalamualaikum”  teriak Bayu sambil membuka pintu rumah.

“Wa’alaikumsalam” jawab ibunya yang saat itu sedang sibuk di dapur.


            Tanpa menunggu komando, Bayu lekas mengganti seragam sekolahnya dengan pakaian sehari-hari. Sejurus kemudian dia masuk ke kamar, menyalakan VCD player, dan memutar lagu-lagu kesayanganya yang tak lain adalah lagu-lagu India. Agak unik memang. Sambil tiduran Bayu menikmati lantunan khas Bollywood itu dan sesekali ikut bernyanyi, hingga akhirnya dia tertidur pulas.

            Seperti biasa. setelah Bayu tertidur pulas, tugas ibunya, mematikan VCD player yang masih menyala di antara tidur siang putra mungilnya itu. Dan tak lupa beliau untuk mengecup dahi Bayu sembari berkata lirih “Jadi anak yang pinter ya le..” (Jadi anak yang pinter ya nak..)

            Yaa.. begitulah keseharian Bayu tiap pulang sekolah. Kecuali kalo ada temenya yang main ke rumah, atau ada sanak saudaranya. Dia pasti lebih memilih bermain bersama, dan sementara mengabaikan lagu-lagu Indianya.

Suatu hari.

Sabtu, 21 April 2012

Kasian..


Kasian ya kamu..
Merindukanku saja tak mampu..
Apalagi mencintai kekuranganku..

Menuju Cahaya



Kenapa kau masih tetap di sana..
Sedangkan aku sudah berada jauh di atas langit..
Pasti kau heran, karena aku tak lagi menunggu bulan..
Iya, aku terlalu cepat merubah anganku, seperti angin yang senantiasa menyibah indah rambutmu..

Jumat, 30 Maret 2012

Sudut Gelap


Aku sedang berada di sudut gelap..
Kekalahan demi kekalahan membuatku semakin lelap..
Hingga, kekalahan-kekalahan itu terasa kekal..
Aku kehilangan sesuatu yang sama sekali belum pernah kumiliki,
itu konyol dan kuulangi..

Selasa, 26 April 2011

Postingan Ke 5

Halo,

Postingan ke 5. Ibarat mahasiswa, ini adalah semester ke 5, masa-masa dimana jadwal kuliah yang padat, tugas juga mulai berat. Mau gimana lagi, tugas kuliah itu bagai obat, meskipun pahit tetep harus ditelan. Belum lagi yang punya pacar, pasti pikiranya kebagi buat pacarnya, belum lagi yg jomblo permanen, pasti pikiranya gak tenang, kadang bertanya-tanya, kenapa gak laku-laku, apa yg kurang dari aku, jelek iya, miskin iya.. Kapan lakunya, kecuali ada seseorang yang khilaf ikhlas, yang mau nerima apa adanya. Akibat dari beberapa faktor tersebut